Kabupaten HSU Maksimal dalam Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19

Kabupaten HSU Maksimal dalam Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19

9th December 2020 0 By admin

AMUNTAI – Satuan Tugas Covid 19 Provinsi Kalimantan Selatan melakukan monitoring dan evauasi dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kalsel, Rudy Resnawan, bersama dengan Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta SIK SH MH dan Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah beserta rombongan.

Kedatangan rombongan disambut Bupati HSU Abdul Wahid bersama dengan unsur Forkopimda, Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan, Ketua DPRD HSU Almien Anshar Safari, serta Sekda HSU H M Taufik, Dandim 1001 Amuntai/Balangan Letkol Inf. Ali Ahmad Satriyadi, SIP, MTr (HAN), Ketua MUI Said Masrawan dan Kajari HSU Novan Hadiah SH.

Bupati HSU H Abdul Wahid HK, MM, MSi, menyampaikan kondisi Kabupaten HSU dalam menangani Covi-19.

Kabupaten HSU memiliki tingkat penyembuhan yang tinggi, yaitu 93,69 persen. Melebihi persentase dari Provinsi Kalimantan Selatan dan Nasional.

Hingga kini tercatat ada 23 orang yang meninggal, dimana 15 orang memiliki penyakit penyerta dan delapan orang murni meninggal karena Covid-19.

“Paling bannyak kasus meninggal adalah warga dengan usia di atas 60 tahun. Di Kabupaten HSU terjadi penurunan jumlah kasus positif sejak September dan percepatan kesembuhan pada Agustus 2020,” ujarnya.

Untuk melakukan pencegahan, Pemerintah Daerah Kabupaten HSU sudah melakukan swab sebanyak 1.287 orang dengan jumlah sampel 3.100 specimen. Ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah perluasan penyebaran Covid-19.

Dari segi anggaran, Kabupaten HSU juga serius dalam mengalokasikan dana untuk Covid-19. Untuk refocusing APBD tahun anggaran 2020 dan belanja tidak terduga mengalokasikan sekitar Rp 114,5 miliar.

Sebelum refocusing, juga telah dianggarkan Rp 1,7 miliar. Dilanjutkan kembali melalui dana insentif daerah tahap II sekitar Rp 15,6 miliar dan tahap III sekitar Rp 8,8 miliar.

“Penggunaan anggaran selain untuk bidang kesehatan juga untuk bidang jaring mengaman sosial dan penanganan dampak ekonomi seluruhnya kami maksimalkan dalam pemanfaatannya dan tepat sasaran sesuai peruntuannya,” ujarnya.

Pemerintak daerah juga membuat Peraturan Daerah mengenai pedoman penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

Hal ini dilakukan agar penindakan yang diakukan di masyarakat memiliki dasar hukum, meski dalam aplikasinya mengedepankan upaya pencegahan terlebih dulu.

“Sarana dan prasaranan terkait penanganan Covid-19 juga terus dipantau penggunaan dan fungsinya. Misalnya, sarana cuci tangan bukan sekedar meletakkan di tempat umum namun terus melakukan sosialisai agar dimanfaatkan secara maksimal. Kemudian, membagikan masker lebih dari 100.000 buah kepada warga, juga telah kami lakukan,” ujarnya.

Wahid menambahkan, untuk meningkatkan kesadaran dalam menjalankan protokol kesehatan tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan juga dengan bantuan dan dorongan dari masyarakat.

Karenanya, Pemerintah Daerah juga membentuk pelopor penanganan protokol kesehatan berbasis komunitas yang melibatkan kelompok masyarakat.

Semakin banyak kelompok di masyarakat yang membatu menyampaikan dan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan, maka semakin banyak warga yang taat Protokol Kesehatan.

Hingga saat ini juga, terus diakukan tracking dan tracing dalam mencari orang yang terpapar Covid-19, sehingga dapat memutus mata rantai penularannya.

Penanganan kepada warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 juga diakukan secara maksimal dengan menyediakan ruang karantina lengkap dengan seluruh fasilitas kesehatan.

Kabupaten HSU saat ini juga memiliki Laboratorium PCR untuk pemeriksaan swab. Bisa digunkan bukan hanya warga di Kabupaten HSU, namun juga dari daerah lain.

“Karena kami berharap pemanfaatan dari layanan ini bukan hanya untuk warga HSU namun juga dari daerah lain, sehingga bisa sama sama menurunkan angka Covid 19,” ujarnya.Untuk warga yang ingin pelayanan swab gratis disediakan fasilitas melalui Dinas Kesehatan setiap hari rabu dan kamis.